Sabtu, 21 Maret 2020

Memahami Bagaimana Genetik Berperan Terhadap Ukuran Alat Vital Pria


Salah satu hal sensitif yang jarang dibicarakan pria secara terbuka adalah mengenai penis. Pertanyaan yang muncul di benak banyak orang adalah mengenai ukuran kejantanan ini.

Ketertarikan mengenai ukuran penis ini tidak hanya menjadi perhatian bagi banyak pria saja. Peneliti bahkan telah melakukan sejumlah penelitian mengenai ukuran penis ini.

Salah satu pertanyaan yang banyak diajukan adalah apakah genetik berpengaruh terhadap ukuran penis. Dilansir dari Refinery29, sebuah penelitian membuktikan mengenai hal ini.

Sayangnya hubungan antara ukuran penis dengan gen ini tidak seperti yang dipahami. Diketahui bahwa pengaruh genetik ini diberikan dari sisi ibu.

"Hal ini merupakan area yang belum sepenuhnya dipahami, namun banyak gen terlibat dalam pertumbuhan penis dan lengan kaki berasal dari kromosom X," terang Darius Paduch, direktur kesehatan seksual dan kesehatan di Weil Cornell.

"Pria memiliki satu kromosom X dan wanita memiliki dua. Karena anak laki-laku selalu mewarisi kromosom X dari ibu dan pemilihannya cukup acak, hal ini menjelaskan mengapa hanya satu anak laki-laki mewarisi gen penis besar dari satu kromosom X ibu, namun anak laki-laki lain mewarisi ukuran penis sedang," sambungnya.

Walau begitu, Paduch juga tak menampik bahwa ayah juga memiliki dampak.

"Jika ayah memiliki penis lebih besar, anak kemungkinan bakal memiliki panjang yang sama," jelas Paduch.

Hal lain juga disebut berdampak pada ukuran penis selain hanya gen ayah dan ibu. Sebuah penelitian mengungkap bahwa ketika hormon androgen rendah pada saat janis tumbuh, pertumbuhan penis bisa terhambat.

Dengan kata lain, pertumbuhan dan panjang penis seseorang bisa berada di luar kendali mereka. Walau begitu, kamu tidak perlu terlalu peduli dengan ukuran ini.

Ukuran penis hanya memiliki peran yang kecil dalam kehidupan. Hal ini tidak berhubungan dengan dorongan seksual, kesuburan, atau kemampuan bercinta mereka.

0 komentar:

Posting Komentar