Sabtu, 14 Maret 2020

Pecah Rekor, Griya Tawang Arc by Crown Group Terjual Seharga Rp55 Miliar

  
Pengembang properti, Crown Group mencatatkan penjualan positif selama pertengahan Februari dan awal Maret. Direktur Sales & Marketing dan COO Crown Group, Prisca Edwards mengatakan, hasil penjualan pada Februari yang kuat menunjukkan bahwa pembeli masih melihat daya tarik properti dengan harga yang menarik.

Pada awal bulan Maret, unit griya tawang Arc by Crown Group dengan pemandangannya yang menakjubkan ke seluruh penjuru kota dan Pyrmont Bay telah terjual senilai Rp55 miliar, mencetak rekor penjualan baru di menara hunian ikonik yang terletak di Clarence Street.

Dirancang oleh Koichi Takada, arsitek yang diakui secara internasional, menara hunian 25 lantai ini telah menjadi ikon global sejak dibuka pada akhir 2018, dan berhasil memenangkan beberapa penghargaan arsitektur internasional melalui facade dengan tumpukan batu bata yang terinspirasi oleh bangunan bersejarah dan 59 lengkungan baja berwarna putih seperti katedral.

Pada bulan Februari, Infinity by Crown Group di Zetland, yang telah selesai akhir tahun lalu berhasil menjual apartemen senilai Rp100 miliar kepada pembeli di luar negeri. Di antara yang berhasil terjual adalah unit griya tawang yang mampu terjual hanya dalam waktu 6 jam, mencatatkan harga penjualan tertinggi senilai Rp41 miliar di wilayah Zetland.

Kemudian, Waterfall by Crown Group yang baru saja selesai dan Mastery by Crown Group (selesai pada tahun 2022), keduanya terletak di pinggiran Waterloo yang sedang naik daun, juga berhasil menjual apartemen senilai Rp30 miliar kepada pembeli luar negeri.

Hasil positif juga berlanjut pada awal bulan Maret ini. Mastery by Crown Group berhasil mencatat nilai transaksi hampir Rp90 miliar untuk unit apartemen off-the-plan di pengembangan hunian bertema Jepang ini. Ini diperkirakan akan terus melonjak, dengan suku bunga yang akan kembali turun dan nilai tukar dolar Australia yang menawarkan peluang besar bagi pembeli asing untuk mendapatkan penawaran bagus.

Prisca Edwards juga mengatakan tim penjualan telah melihat peningkatan nyata dalam minat pembeli luar negeri terhadap properti Sydney sejak akhir tahun lalu, yang akhirnya membuahkan hasil penjualan yang sukses.

"Para pembeli menikmati suku bunga terendah dalam sejarah saat ini dan sepertinya ada pemotongan lebih lanjut ke depan. Pembeli luar negeri kami sekarang melihat peluang untuk mengambil keuntungan dari perubahan nilai dolar Australia untuk mendapatkan nilai tukar mata uang yang lebih menguntungkan. RBA diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga di Australia sebesar 0,25 persen ke rekor terendah pada hari ini," katanya.

Arc by Crown Group 

Arc by Crown Group memiliki 148 unit apartemen dan hotel SKYE Suites Sydney di lantai bawah, dan kawasan ritel serta kuliner baru yang sering disebut sebagai Skittle Place versi Crown Group.

Terletak di lantai teratas, griya tawang di lantai 28 ini memiliki pemandangan kota yang memukau ke segala arah, dari masing-masing tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi, ruang tamu yang luas serta dikelilingi oleh fitur air yang menenangkan dan balkon.

Prisca Edwards juga menegaskan bahwa ini adalah tanda pasar properti Sydney sedang berkembang, terutama untuk pasar kelas atas. Prisca juga mengatakan bahwa Crown Group memiliki koleksi griya tawang yang terbatas. Sekarang hanya tersisa empat unit untuk dijual di tiga proyek hunian di Sydney, setelah dua unit yang spektakuler terjual dalam sebulan terakhir.

"Ketika kita berbicara tentang apartemen berkualitas, ternyata masih pembeli yang berminat, dan mereka dengan senang hati membayar untuk kenyamanan dari lokasi yang bagus, gaya hidup Lock-up-and-leave, pemandangan yang tidak dimiliki oleh orang lain dan kualitas pengerjaan terbaik," kata Edwards.

Dua griya tawang lainnya berada di hunian vertikal baru bertemakan Jepang yang menarik di Waterloo, Mastery by Crown Group, menawarkan beberapa unit griya tawang satu-satunya di Sydney yang menampilkan pemandian tradisional hinoki ala Jepang. Dirancang oleh arsitek Jepang terkenal di dunia Kengo Kuma dan Koichi Takada, serta arsitek yang berbasis di Sydney, Silvester Fuller, pengembangan lima menara hunian ini akan memiliki pusat kuliner Jepang pertama di Sydney, lengkap dengan fasilitas resor khas Crown Group termasuk kolam renang atap tanpa batas, gimnasium, spa, bioskop mini, ruang komunitas, dan kawasan ritel di lantai dasar. Dua griya tawang tersebut dihargai mulai Rp37,8 miliar hingga Rp49 miliar.

Di kawasan North Sydney, Skye by Crown Group menawarkan unit griya tawang yang megah dengan pemandangan ke pelabuhan Sydney yang mempesona hingga Bondi Beach dan kenyamanan akses ke stasiun kereta dan pusat perbelanjaan North Sydney yang luar biasa, dengan harga Rp45 miliar.

0 komentar:

Posting Komentar